Course Includes
Kelas ini adalah kelas khusus untuk program Upskilling dan Reskilling Berbasis dunia kerja yang dilaksanakan oleh BBPPMPV Pertanian bekerjasama dengan CV. ELMECH TECHNOLOGY INDONESIA. Pada kelas ini peserta akan dibekali dengan beberapa materi berkaitan dengan teknologi Internet of Things dalam dunia pertanian, yang meliputi:
SESI 1: PENGENALAN PERUSAHAAN & KONSEP IOT
Sesi 1 akan mencakup pengenalan CV Elmech Technology, termasuk sejarah, visi misi, struktur organisasi, produk, layanan, serta pencapaian perusahaan. Peserta juga akan mempelajari budaya K3LH (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup) yang mencakup pentingnya penerapan kebijakan keselamatan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan di tempat kerja. Selain itu, akan dibahas konsep dasar IoT (Internet of Things), meliputi definisi, komponen utama, aplikasi di industri, serta peran CV Elmech Technology dalam pengembangan solusi IoT untuk mendukung efisiensi dan inovasi teknologi.
SESI 2: PERENCANAAN SISTEM IOT
Sesi 2 akan membahas perencanaan sistem IoT untuk pertanian berbasis Proyek Berbasis Learning (PBL). Materi meliputi pemilihan komponen seperti sensor kelembaban tanah, mikrokontroler (Arduino/ESP32), modul komunikasi (Wi-Fi/LoRa), dan platform IoT untuk monitoring dan kontrol. Sistem kerja mencakup pengumpulan data lingkungan oleh sensor, pengolahan data oleh mikrokontroler, pengiriman data ke cloud, serta monitoring dan pengendalian perangkat seperti pompa air secara otomatis. Peserta juga akan memahami diagram blok sistem, yang terdiri dari input (sensor), controller (mikrokontroler), komunikasi (modul), cloud server, dan output (aktuator).
SESI 3: IMPLEMENTASI RANCANGAN
Sesi 3 akan berfokus pada implementasi rancangan sistem IoT yang telah dibuat. Peserta akan memulai dengan merakit komponen seperti sensor, mikrokontroler, dan modul komunikasi sesuai diagram blok yang dirancang sebelumnya. Proses utama adalah soldering, di mana peserta akan menyambungkan komponen elektronik ke papan sirkuit (PCB) untuk memastikan koneksi yang kuat. Setelah perakitan selesai, dilakukan pengujian awal untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik, dilanjutkan dengan menghubungkan sistem ke platform IoT untuk membaca data sensor secara real-time dan mengontrol perangkat. Sesi ini bertujuan melatih keterampilan teknis sekaligus memastikan sistem dapat diimplementasikan dengan baik.
SESI 4: PEMROGRAMAN HARDWARE
Sesi 4 akan membahas pemrograman hardware dari rangkaian sistem IoT yang telah dirakit. Peserta akan mempelajari cara menulis dan mengunggah kode ke mikrokontroler (seperti Arduino atau ESP32) agar perangkat dapat berfungsi sesuai rancangan. Program akan mencakup pengolahan data dari sensor, pengendalian aktuator seperti pompa air, serta pengaturan komunikasi dengan platform IoT untuk pengiriman data secara real-time. Peserta juga akan memverifikasi dan menguji kode untuk memastikan perangkat bekerja dengan optimal. Sesi ini bertujuan untuk mengintegrasikan perangkat keras dengan perangkat lunak agar sistem IoT dapat beroperasi secara otomatis dan efisien.
SESI 5: PEMROGRAMAN SOFTWARE
Sesi 5 akan berfokus pada pemrograman software interface berupa website untuk mengendalikan dan memonitoring sistem IoT menggunakan komunikasi MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). Peserta akan mempelajari cara membuat dashboard interaktif di website yang dapat menampilkan data sensor secara real-time, seperti kelembaban tanah atau suhu, serta menyediakan kontrol untuk mengaktifkan atau menonaktifkan aktuator seperti pompa air. MQTT akan digunakan sebagai protokol komunikasi ringan untuk mengirim dan menerima data antara perangkat IoT dan website. Sesi ini bertujuan untuk melatih peserta dalam mengintegrasikan perangkat keras dengan antarmuka pengguna yang intuitif, sehingga sistem IoT dapat dioperasikan dengan mudah dan efisien.
SESI 6: PROJECT BASED LEARNING
Sesi 6 adalah tahap akhir dari pelatihan, di mana peserta akan menerapkan semua materi yang telah dipelajari dari sesi 1 hingga 5 dalam bentuk Project Based Learning. Peserta akan membuat proyek IoT untuk pertanian, seperti sistem irigasi cerdas yang memantau kelembaban tanah dan mengontrol pompa air secara otomatis. Proyek ini melibatkan perencanaan ulang, perakitan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengembangan antarmuka website berbasis MQTT untuk monitoring dan kontrol. Peserta juga akan melakukan pengujian sistem secara menyeluruh untuk memastikan proyek berfungsi dengan baik. Sesi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan peserta melalui praktik langsung, sekaligus menghasilkan prototipe IoT yang aplikatif untuk sektor pertanian.